A.
Cara Kuantitatif
Faktor- faktor
|
Nilai
|
Bahan Baku
|
4
|
Tenaga Kerja
|
2
|
Listrik
|
3
|
Air
|
4
|
Transportasi
|
3
|
Pasar
|
5
|
B.
Cara Kualitatif
NO
|
Nama Keterangan
|
|||||
Bahan Baku
|
Tenaga Kerja
|
Listrik
|
Air
|
Transportasi
|
Pasar
|
|
B
|
K
|
S
|
B
|
S
|
BS
|
|
Warung makan yang biasa disebut dengan rumah makan Bu Wiwin
beralamat di daerah Samirono. Rumah makan ini berada di sebelah barat jalan
dengan tembok berwarna putih dengan corak corak yang tak begitu mencolok atau
bisa disebut biasa-biasa saja. Dari pengamatan kelompok kami bahwa rumah makan
ini termasuk rumah makan yang cukup ramai di kunjungi oleh mahasiswa maupun
warga setempat, karena tempat atau posisi warung yang strategis atau dekat
dengan daerah kampus juga dekat dengan daerah kos mahasiswa UNY maupun
mahasiswa luar UNY. Dari segi pasar usaha makanan seperti ini cukup
menguntungkan, karena selain dekat dekat daerah kos mahasiswa juga bahwa
kebutuhan makanan sangat diperlukan oleh manusia agar dapat beraktifitas dengan
maksimal. Dan makanan biasa sangat d cari oleh warga terutama mahasiswa atau
anak kos. Dari segi pesaingnya juga cukup menantang, karena di sebelah tak jauh
dari rumah makan bu wiwin terdapat juga rumah makan yang lainnya. Oleh karena
itu butuh kreatifitas yang tinggi untuk lebih diminati oleh para mahasiswa atau
konsumen. Mahasiswa cenderung lebih memikirkan untuk mencari makanan daripada
jajan yang memboroskan dan terkesan kurang mengenyangkan perut. Maka dari segi
pasar, rumah makan ini sangat tepat didirikan, karena orientasi pasar pasti
banyak peminatnya karena merupakan Hl yang dicari mahasiswa atau anak kos. Dari
segi variasi makanan yang d tawarkan warung ini cukup cerdas, menu makanannya
sangat bervariasi dengan rasa yang cukup bisa dikatakan “enak”. Dari segi
harganya warung ini menghargai makanan cukup murah atau sesuai dengan kantong
para mahasiswa. Yang membedakan dengan warung yang lain, warung bu wiwin
menawarkan makanan dengan sangat bervariasi dari sayurnya yang bermacam-macam,
menu tambahan juga bervariasi seperti ada telor bakar, telor goreng pedas,bakso
pedas, dll dan juga mengambil nasi plus lauklnya itu mengambil sendiri . Dan
juga dengan menu tambahannya yang harganya tidak terlalu mahal atau bisa
dikatakan murah. Hal ini membuat warung ini lebih menarik untuk di kunjungi
dari pada warung lain karena selain makanan yang dihidangkan bermacam-macam
dengan tambahan menu juga bermacam-macam dan harganya yang murah atau
bersahabat. Dari segi masa jangka waktu usaha ini untuk bertahan lebih lama
sangat besar, karena usaha ini usaha makanan dimana pasar yang diperlukan tidak
terlalu sulit dimana usaha makanan sangat bisa sering d kunjungi oleh
konsumen karena merupakan kebutuhan
sehari-hari yang harus di penuhi. Tetapi untuk lebih eksis terus dapat
dikunjungi oleh para konsumen terutama hal ini sasarannya lebih ke para
mahasiswa atau anak kos, warung ini harus lebih kreatif bukan saja dalam hal
rasa dan variasi makanan tetapi bisa saja dengan harga misalnya memberikan
diskon karena memborong makanan atau makan lebih dari sepuluh ribu atau bisa
juga dengan suasana ruangan agar lebih nyaman untuk di kunjungi. Dari segi
bahan baku yang diperlukan dalam usaha ini tidak terlalu menyulitkan karena
masih berbau dengan makanan, usaha ini hanya mencari bahan baku yang tidak
sulit di temukan, misalnya dalam memasak bahan makanan pemilik hanya bisa
mencari di pasar-pasar orang lewat menjual bahan makanan dimana hal itu
merupakan hal yang tidak sulit untuk dicari. Pemilik hanya membutuhkan bahan
baku yang akan di masaknya nanti. Dan harga bahan baku yang di butuhkan tidak
terlalu mahal atau harganya masih di bilang murah di bandingkan nanti saat
sudah menjadi makanan maka harganya labih tinggi. Maka menurut kami bahan baku
yang di butuhkan untuk mengeksiskan usaha ini, baik karena bahan baku yang
mudah di cari dan harganya yang tidak terlalu mahal. Dari segi tenaga kerja menurut kami warung
ini kurang baik karena hanya satu tenaga kerja yang dimiliki. Dan pelayanannya
cenderung biasa-biasa saja. Mungkin karena warung ini lebih membiarkan konsumen
untuk mengambil sendiri nasi beserta menu sayuran atau bahkan menu tambahannya.
Jadi karyawan hanya menerima uang atau bayaran apabila konsumen sudah selesa
makan, dan juga apabila konsumen memesan minuman. Dari segi transport menurut
kami sedang, karena jarak antara bahan makanan yang di butuhkan cukup jauh.
Pasar bahan makanan yang di butuhkan berada pasar gemangan yang artinya dari
jarak samirono menuju gemangan cukup jauh, belum lagi dengan “bangjo” yang
cukup lama dan akan memakan biaya lebih. Dari segi listrik kurang, karena tidak
vasilitas stop kontak untuk mengechas atau meyambungkan kabel listrik untuk HP
maupun Laptop. Dan dari lampu yang di sediakan kurang terang, meskipun ada dua
lampu tapi wattnya kurang. Dari segi air, usaha ini menyediakan air dengan
baik, di sebelah kanan ada washtafle sehingga sebelum dan sesudah makan dapat
mencuci tangan terlebih dahulu. Jadi saat kita makan maka akan lebih nafsu atau
nyaman karena tangan sudah bersih. Dari segii-segi yang kita nilai, menurut
kami usaha ni cukup sering di kunjungi oleh konsumen karena usaha ini yang
notabene usaha makanan maka lebih sering di kunjungi konsumen karena merupakan
kebutuhan sehari-hari yang harus di penuhi hanya saja menurut kami dalam
pelayanannya kurang.